UPAYA PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK

Nana Suhana

Abstract


Disadari atau tidak, kurikulum pendidikan di Indonesia menuntut beban yang terlalu banyak bagi siswa, seperti yang pernah diungkapkan oleh Drost, bahwa kurikulum yang diterapkan selama ini hanya dapat diserap oleh 30% siswa Indonesia, 30% itu adalah siswa yang memiliki nilai rata-rata lulus ujian 7, sedangkan 70 % siswa tidak dapat maksimal menyerap semua mata pelajaran yang mereka dapat di sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pembelajaran sinektik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif  siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Majalengka Kabupaten Majalengka tahun pelajaran 2018 – 2019. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penlitian kelas VII C SMPN 3 Majalengka. Langkah ini dilakukan berulang-ulang yang terdiri dari Perencanaan-Tindakan-Observasi-Refleksi. Hasil penelitian menenjukan 1) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mendapat pembelajaran sinektik lebih baik secara signifikan; 2) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang mendapat pembelajaran sinektik lebih baik secara signifikan. 3) Secara keseluruhan siswa sudah memiliki kebiasaan yang positif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis yang tinggi selama menggunakan model pembelajaran sinektik

 

Kata kunci: model sinektik, berpikir kritis, berpikir kreatif

Full Text:

PDF

References


Bruce, Marsha & Emily. (2009). Model Of Teaching (Model-model Pengajaran). Penerbit: Pustaka Belajar.

Ennis, R.H. (1996). Critical Thinking.New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Evan, J. R. (1991). Berpikir Kreatif. Jakarta: BumiAksara.

Fisher, A. (2001). Critical Thinking an Introduction. United Kingdom: Cambridge University Press.

Harris R. (1998). Introduction To Creative Thinking. [online]. Tersedia: http://www.virtualsalt.com/crebook1.htm. 02 November 2012 .

Ismaimuza, D. (2010). Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Strategi Konflik Kognitif.Disertasi PPS UPI. Bandung: Tidak Dipublikasikan.

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2011).Model Of Teaching. New York: Prentice-Hall.

Joyce. B, Weil. M, & Calhoun, E. (2009).Model of Teaching (Model-model Pengajaran).Penerbit: PustakaBelajar.

Kim, H.K. (2006). Can We Trust Creativity Tests? A Review of the Torrance Tests of Creative Thinking (TTCT).Creativity Research Journal.18, (1), 3 – 14.

Fachrurazi.(2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan. (1). 76 – 89.

Facione, P. A. (1992). Critical thinking: What it is and what it counts. Insight Assessment.California Academic Press.

Sukmadinata, N.S. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosda.

Syukur., (2009). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMP dalam Matematika Melalui Pendekatan Advokasi.Tesis PPS UPI. Bandung: Tidak Dipublikasikan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

                                      

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Location: