MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MELALUI PREDICT OBSERVE EXPLAIN

yeni dwi kurino

Abstract


Kemampuan dasar yang dimiliki siswa adalah kemampuan kognitif. Latarbelakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kognitif siswa dalam  matematika pada pembelajaran matematika di SD negeri Bonang. Rendahnya kemampuan kognitif tersebut dilihat dari data awal siswa pada pelajaran matematika, yaitu banyak siswa yang masih dibawah KKM. Dalam hal ini guru mengupayakan agar siswa dalam belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran Predict Observe Explain. Dengan tuuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam belajar matematika. Dengan demikian, siswa mampu menemukan caranya sendiri untuk memecahkan masalah dalam pelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari beberapa tindakan yang membahas materi matematika pada kelas IV sekolah Dasar.Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Predict Observe Explain, maka kemampuan kognitif meningkat. Hal ini terlihat pada tes yang diberikan peneliti kepada seliuruh siswa dikelas IV Sekolah Dasar Bonang yaitu terdapat peningkatan dari pada kondisi awal dari 25 siswa hanya 32% atau 8 siswa yang tuntas dan 68% atau 17 siswa yang belum tuntas. Kemudian meningkat pada siklus I sebanyak 16% yaitu dari 25 siswa terdapat 48% siswa yang tuntas dan 52% siswa yang belum tuntas. Pada siklus II yang menjadi titik akhir dalam peneltian ini meningkat sebesar 32% yaitu dari 25 siswa, 80% siswa yang tuntas dan 20% siswa yang belum tuntas.  Interaksi siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru lebih kondusif, hasil kemampuan kognitif siswa tiap tindakan selama penelitian berlangsung mengalami peningkatan.

Kata kunci : Predict Observe Explain, kemampuan kognitif, pembelajaran matematika. 


Full Text:

PDF PDF

References


Depdiknas. (2003). Undang-undang No 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

. (2004). Peraturan Dirjen Dimyati, M. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta: Jakarta.

Heriawan, A, dkk. (2012). Metodologi Pembelajaran. Banten: LP3G.

Novianti, Anita. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Search, Solve, Create, And Share (SSCS) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas X IPS 1 SMA Negeri 4 Bandung. Skripsi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia.

Siregar, E. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sudjana, N. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

______________ (2013). Dasar–dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&B). Bandung: Alfabeta.

Sa’adah, W.N. (2010). Peningkatan Kemampuan kognitf Siswa KelasVIII SMP Negeri 3 Banguntapan dalam pembelajaran matematika melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Skripsi. Universitas Negeri Malang: Tidak diterbitkan.

Suryosubroto, B. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Tirtonegoro, S. (2001). Anak Supernormal dan Program Pendidikannya. Yogyakarta: Bumi Aksara.

Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Santoso, E. (2017).”menjebatani keabstrakan matematika melalui pembelajaran matematika realistik” Jurnal Theorem volume 2 no.1.

Warsono dan Hariyanto. (2012). Pembelajaran Aktif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Wiraatmadja, R. (2006). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

                                      

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Location: