MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR

Meliyanti Meliyanti, Dede Salim Nahdi, Devi Afriyuni Yonanda

Abstract


Mata pelajaran Matematika di Sekolah Dasar merupakan mata pelajaran yang sering dianggap sebagai mata pelajaran paling sulit oleh siswa sehingga berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Proses pembelajaran Matematika disini bukan hanya sekedar mentransfer ilmu dari guru kepada siswa, melainkan suatu proses yang dikondisikan atau diupayakan oleh guru sehingga siswa aktif dengan berbagai cara untuk membangun pengetahuannya sendiri. Aktif disini adalah suatu proses belajar yang didalamnya terjadi interaksi antara guru dengan siswa serta siswa dengan siswa lain. Hal ini guru dituntut untuk lebih kreatif lagi dalam proses belajar mengajar, agar dalam proses pembelajaran tercipta suasana belajar yang menyenangkan kepada siswa yang pada akhirnya dapat meningkatkan motivasi semangat  belajar siswa. Salah satu model yang cocok dalam pembelajaran matematika disini yaitu dengan menggunakan model discovery learning. Model discovery learning merupakan suatu model pemecahan masalah yang akan bermanfaat bagi anak didik dalam menghadapi kehidupannya di kemudian hari dengan menerapkan model ini bertujuan agar siswa aktif dalam proses pembelajaran dan siswa dapat menemukan pola dalam situasi yang  konkret maupun abstrak. tujuan pembelajaran Matematika disekolah dasar adalah agar siswa mampu dan terampil menggunakan Matematika. Selain itu juga dengan pembelajaran Matematika dapat memberikan tekanan penataran nalar dalam penerapan Matematika.

 

Kata kunci: Discovery Learning, Matematika


Full Text:

196-204

References


Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Fitriyah, dkk. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Man Model Kota Jambi. Jurnal. Vol 9, (2), hlm 108-112.

Hosnan. (2014) Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor : Galilia Indonesia.

Hudojo, H. (2012). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Mattematika. Malang: PT Universitas Negeri Malang.

Jaeng, M. (2014). Pendidikan Nilai dalam Matematika. Aksioma Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 03, (01), hlm 21-24. Diakses pada tanggal 16 Mei 2019.

Mubarok. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Tav Pada Standar Kompetensi Melakukan Instalasi Sound System Di Smk Negeri 2 Surabaya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro. Vol 03, (01), hlm 215-221.

Nahdi, D. S. (2017). Implementasi Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas. 3(1) hal. 6-15.

Nahdi, DS dan Cahyaningsih, U. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sd Kelas V dengan Berbasis Pendekatan Saintifik Yang Berorientasi Pada Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa. Jurnal Cakrawala Pendas. Vol 5, (1), hlm 9-16.

Rosarina, G. dkk (2016). Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perubahan Wujud Benda. Jurnal Pena Ilmiah. Vol 1, (1), hlm 371-380.

Takdir, M. (2012) Pembelajaran Discovery Strategy & Mental Vocation Skill. Jogjakarta. Diva Press.

Widhyani, Prysta. 2013. Pembelajaran Matematika Melalui Metode Discovery Learning untuk Meingkatkan Aktivitas dan hasil Belajar Siswa Kelas III SDN Sumbersari 02 Jember Pokok Bahasan Segitiga dan Segiempat tahun Ajaran 2012/2013. Tidak Dipublikasikan. Jember: FKIP Universitas Jember.

Yonanda, D.A. (2017). Peningkatan Hasil Belajar Melalui Media Penggaris Rapitung. Jurnal Cakrawala Pendas. Vol 3, (02), hlm 64-71. Diakses pada tanggal 11 Mei 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.31949/jee.v1i2.1511

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

Creative Commons License
Jurnal Elementaria Edukasia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.