PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA

Sri Ayu Susilowati

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada pelajaran IPA dengan jumlah presentase ketuntasan belajar siswa hanya 46,7%. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang bersifat konvensional yakni lebih terpusat pada guru serta guru kurang tepat mengunakan metode yang sesuai dengan karakteristik konsep materi yang disampaikan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri Genteng II melalui  pendekatan keterampilan proses sains. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dimana peneliti bekerjasama dengan guru kelas IV SD Negeri Genteng II sebagai observer. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Genteng II, sebanyak 30 siswa terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan keterampilan proses sains dalam pelajaran IPA dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa Kelas IV SD Negeri Genteng II. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan nilai dari sebelum pemberian tindakan hingga siklus II. Nilai rata-rata kelas diperoleh siswa sebelum pemberian tindakan adalah 57 sedangkan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 46,7%. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 73,6 sedangkan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 73,3%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa mencapai 79,2 sedangkan persentase jumlah siswa yang memperoleh nilai mencapai ketuntasan belajar adalah 90%. Kesimpulan, penerapan keterampilan proses sains dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri Genteng II Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka.

 

Kata kunci     : Pemahaman konsep, keterampilan proses sains (KPS).


Full Text:

PDF

References


Arifin, Z. (2013). Evaluasi pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Aqib, Z. (2007) . Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.

Dahar, R.W. (2006). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Jakarta.

Depdiknas. (2005). Bahan Ajar Cetak: Pengembahan IPA SD. Jakarta: Dierjendikti Depdiknas.

Departeman Pendidikan Nasional. 2006. Kurikulum KTSP. Jakarta: Tidak diterbitkan.

Harjanto. (2005). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Huda, M. (2013). Model-model Pembelajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Krathwolh, dan Anderson. (2010). Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran dan asesmen. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR.

Liliasari, M. T. (2014). Keterampilan-keterampilan sains dan implementasi dalam pembelajaran IPA. Makassar: Universitas negri Makassar.

Mulyasa. E. (2010). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ningrum, W. K. (2014). Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Sains Untuk M eningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Dalam Pembelajaran Ipa Pada Pokok Bahasan Energi Bunyi. [Online] Tersedia: www.upi.edu repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu [28 Oktober 2016].

Nuryani Y. Rustaman Dkk.(2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi. malang : UM PRESS.

Piaget, J. (2012). Psikologi Anak. Yogyakarta: pustaka pelajar.

Sagala, S. (2010). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Samatowa, U. (2006). Hakikat Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Indeks.

Sudjana, N. (2010) Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar baru Algesindo.

Sugiyono, (2007) Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Suprijono, A. (2010). Ccoverative learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susanto, A. (2012). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana

Widodo, W. DKK. (2010). Pendidikan IPA di Sekolah Dasar. Bandung: UPI Press.

Yulia, L. (2015). Pembelajaran IPA SD. [Online] Tersedia: http:/www.academia.edu/6942541/strategi_pembelajaran_IPA_SD. [28 Oktober 2016].

Aunurrahman. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Uno, Hamzah, B. (2009). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: BumiAksara.

Suharsimi, Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Rifai, Achmad dan Tri Anni, Catharina. (2009). Psikologi Pendidikan. Semarang: Unnes Press

Purwanto. (2008). Evaluasi Hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Winataputra, Udin. S. dkk. (2008). Materi dan Pembelajaran PKN SD. Jakarta: Universitas Terbuka

Suprijono, Agus. (2010).Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Huda, Miftahul. (2013). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rustaman, A. (2005). Pengembangan Kompetensi (Pengetahuan, keterampilan, Sikap, dan Nilai) Melalui Kegiatan Praktikum Biologi. Penelitian Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI Bandung.

Ari Widodo; Sri Wuryastuti; Margaretha. (2010). Pendidikan IPA di Sekolah Dasar. Bandung: UPI Press.

Sagala, S. (2012). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: ALFABETA.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dahar, Ratna wilis. (2006). Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Erlangga.

Purwanto, Ngalim. (2013). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2014). Metodologi Penelitian. Bandung: CV. Alpabeta.

Wiraatmaja, Rochiati. (2008). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sadulloh, uyoh. (2011). Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta.

Sanjaya, Wina. (2007). Strategi Pembelajaran Berorientasi Strategi Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sapriya. (2009). Pendidikan IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sudaryono. (2014). Dasar-Dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudijono, Anas. (2009). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: PT Kencana.

Vestari, Dewi. (2009). Sifat Termal Zat Untuk Guru SD. Bandung: PPPPTK IPA.

Purwanto. (2008). Metodologi Penelitian Kuantitatif Untuk Pasikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rusman. (2013). Metode-Metode Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Agung Sunarto dan Agung Hartono. (2006). Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: PT Asdi Mahasatya.

Purwanto. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Uno Hamzah. B. (2010). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Joko Widodo. 2010. Analisis Kebijakan Publik, Konsep dan Aplikasi Analisis Kebijakan Publik. Malang: Bayu Media.

Supriya. (2009). Pendidikan IPS (Konsep dan Pembelajaran). PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif- Progresif. Jakarta: Kencana.

Uno Hamzah B. (2012). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Muncarno. (2009). Bahan Ajar Statistik Pendidikan. Bandar Lampung: FKIP PGSD.

Awalina Barokah. (2014). Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Sains Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Pembelajaran IPA Materi Pengungkit.

Mulyasa. (2012). Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © 2018, Program Studi PGSD Universitas Majalengka. All Rights Reserved.