Model Experiential Learning sebagai Alternatif Pembelajaran Menulis Karangan Eksposisi Berdasarkan Faktor Kebahasaan pada Siswa Kelas X di SMA

Embang Logita

Abstract


Penggunaan suatu model, pendekatan atau metode dalam suatu pembelajaran dapat menentukan keberhasilan belajar siswa. Salah satu model pembelajaran berupa model pengalaman atau experiential learning dapat dijadikan alternatif pembelajaran dalam menulis atau mengkontruksi teks eksposisi pada siswa Sekolah menengah Atas di Kelas X sesuai denga silabus dan kompetensi dasar yang ada dalam Kurikulum 2013. Keterampilan menulis dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya dalam bentuk teks. Pembelajaran menulis dalam bentuk teks pada kurikulum 2013 kelas X salah satunya adalah memproduksi teks eksposisi. Memproduksi teks eksposisi merupakan keterampilan dalam bentuk teks yang harus dikuasai oleh siswa. Siswa diharapkan dapat memahami kelengkapan isi, kelengkapan struktur dan penggunaan bahasa. Siswa Sekolah Menengah Atas merupakan anak yang sudah mempunyai daya wawasan pengetahuan yang lebih dibandingkan dengan siswa Sekolah Tingkat Pertama sehingga dalam membuat keterampilan menulis teks eksposisi lebih terstruktur karena salah satunya lebih luas wawasan dalam hal kebahasaan.

Kata Kunci: experiential learning, teks eksposisi, kebahasaan

 

 

The use of models, approach or method in learning can the determine student learning success. One learning model in the form of an experiential learning model can be used as an alternative learning in writing or constructing exposition text in high school student in class X according to syllabus and basic competencies in the 2013 curriculum. Writing skills can be done in various forms, one of which is in the form of text. One of the learning to write in text in the 2013 curriculum for class X is producing exposition text is a textual skill that students must master. Student are expected to understand the completeness of the structure and the use of language.  Middle school students are children who are already have more insight into knowledge compared to junior high school student so that in making exposition text writing skills more structured because one of them has broader insight in term of language.

Keywords: experiential learning, exposition text, language

 


Full Text:

PDF (513-521)

References


Adam, A. B., Kayes, D. C., & Kolb, D. A. 2004. Experiential learning in teams. Artikel. Tersedia di: http://www.learningfromexperience.com/research_ library pada tanggal 11 Januari 2009.

Arsoy, A. & Özad. 2005. The experimental learning cycle in visual design. The Turkish Online Journal of Education Tecnology. 3(2). 1-7.

Surakarta.

Hamlik, Oemar. 2001. Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: Rosda Karya.

Hurlock, Elizabeth B. 1997. Psikologi Perkembangan Suatu pendekatan rentang kehidupan. Edisi kelima. Erlangga.

Huda, Miftahul. 2014. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajaran.

Kemendikbud. 2017. Bahasa Indonesia kelas X. Balitbang: Pusat Kurikulum dan Pembukuan.

Kolb, David A. 2015. Exsperiential learning. Pearson Education, Incorporated.

Kosasih, E. 2014. Jenis-jenis Teks. Bandung: Yrama Widya

Kosasih, E. 2016. Jenis-jenis Teks. Bandung: Yrama Widya.

Mahsun. 2018. Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks. Depok: Rajawali Pers.

Rakhmat, J. (2008). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono,A. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D. Bandung: Penerbit ALFABETA.

Sugiyono,B. (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: ALFABETA.

Sukmadinata, N.S (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PPS UPI dan PT Remaja Rosdakarya

http://egaaawd.blogspot.com/2017/12/u

perkembangan-anak-usia-16-18- tahun.html




DOI: http://dx.doi.org/10.31949/diglosia.v5i2.2677

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

     

RECOMMENDATION FOR CITATION:

 

SIMILARITY CHECK:

Penerbit:

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Universitas Majalengka


Lisensi Creative Commons
DIGLOSIA: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.