CERITA RAKYAT NYI RAMBUT KASIH SEBAGAI WUJUD KEARIFAN LOKAL TERHADAP PENDIDIKAN SASTRA DI MAJALENGKA

Ima Siti Rahmawati

Abstract


Cerita rakyat adalah karya sastra yang hidup atau pernah hidup dan berkembang di masyarakat yang ditularkan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena diwariskan secara lisan seringkali ceritanya mendapatkan variasi atau tambahan si penutur cerita tersebut. Sebuah cerita rakyat yang sama akan diceritakan dalam versi atau cara yang berbeda meskipun isi ceritanya sama. cerita rakyat ini penting untuk dilakukan sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan nilai budaya berbasis kearifan lokal serta nilai lahir yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan struktur cerita rakyat Nyai Rambut Kasih (2) mesdeskripsikan dan menjelaskan nilai budaya berbasis kearifan lokal cerita rakyat di Kabupaten Majalengka (3) mendeskripsikan dan menjelaskan relevansi cerita rakyat Kabupaten Majalengka dengan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

 

Kata Kunci: cerita rakyat, nyi rambut kasih, kearifan lokal, sastra


Full Text:

PDF (50-56)

References


Aminuddin. (2013). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Huck, C. S. H. & Janet H. (1987). Children’s literature in the elementary school. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Kemendiknas. (2011). Panduan pendidikan karakter. Jakarta.

Koeseoma, D. (2007). Pendidikan karakter strategi mendidik anak di zaman global. Jakarta: Grasindo.

Kusmarwanti. (2012). Menumbuhkan karakter anak melalui pembelajaran sastra di sekolah dasar. Makalah Seminar Nasional, Universitas Negeri Yogyakarta).

Lukens, R. (1999). A critical handbook of children’s literature. New York: Longman.

Megawangi, R. (2004). Pendidikan Karakter. Jakarta : IHF.

Mitchell, D. (2003). Children’s literature, an invitation to the world. Boston: Ablongman.

Nurgiyantoro, B. (2004). Sastra anak: persoalan genre. “Jurnal Humaniora”. Diterbitkan pada bulan Juni 2004. Volume 16, No. 2. Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.

Nurgiyantoto, B. (2005). Sastra anak: pengantar pemahaman dunia anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rahmanto, B. (2003). Metode pengajaran sastra. Yogyakarta: Kanisius.

Saxby, M. (1991). The gift wings: the value of literature to children”, dalam Maurice Saxby & Gordon Winch (ed). Give them wings, the experience of children’s literature. Melbourne: The Macmillan Company.

Subarwati, A. (2009). Bahasaku Bahasa Indonesia 5 Kelas 5. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Utami, N, dan Rangga D. (2013). 63 legenda, cerita, mitos, fabel nusantara. Jakarta: Anak Kita.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

        

RECOMMENDATION FOR CITATION:

 

SIMILARITY CHECK:

Penerbit:

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia

Universitas Majalengka


Lisensi Creative Commons
DIGLOSIA: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.