NILAI-NILAI BUDAYA DALAM ANTOLOGI CERPEN INDONESIA-MALAYSIA DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA

Pipik Asteka, Yulia Ningsih, Suryo Ediyono

Abstract


 

Pembelajaran apresiasi sastra merupakan pembelajaran yang sangat penting dalam upaya menumbuhkan dan mengembangkan kepribadian peserta didik. Salah satu karya sastra yang bisa dijadikan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA adalah cerpen. Terutama cerpen yang memiliki segudang budaya dan ilmu yang dapat dijadikan contoh, sebagai pelajaran serta pengalaman peserta didik, sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan apalagi melupakan kebudayaan yang ada hanya karena perubahan kemajuan zaman. Nilai-nilai budaya sangat sesuai diajarkan kepada peserta didik karena mengandung nilai sejarah dan kebudayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai pengetahuan dan pengalaman belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia. (2)Mendeskripsikan kesesuaian antara unsur nilai-nilai budaya dalam Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia dengan kriteria bahan ajar apresiasi sastra di SMA.Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis menganalisis karya sastra yang berorientasi pada teks, kemudian memaparkan makna yang diperoleh dari cerpen yang dikaji.Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia memiliki struktur pembangun karya sastra dan unsur nilai-nilai budaya yang dapat dipelajari, sehingga dapat membantu peserta didik meningkatkan wawasan khazanah kebudayaan. Nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerpen Ki Pawon  Karya Heri Nurdiansyah berupa tempat-tempat bersejarah yang merupakan bukti toponimi legenda Sang Kuriang; nilai-nilai budaya dalam cerpen Pudarnya Impian Uma’ Karya Khoiriyyah Azzahro berupa sistem perdagangan masyarakat di Pulau Kalimantan yang menggunakan alat transportasi berupa jukung dan rumah lanting; nilai-nilai budaya dalam cerpen Periaku Untuk Ibu Pertiwi Karya Mohd. Ali Salim yaitu perjuangan dan cita-cita masyarakat Sarawak untuk kemerdekaan bumi Sarawak; dan nilai-nilai budaya dalam cerpen Dang Sari Padi Menguning Karya S.M. Zakir yaitu sistem kepercayaan mistis masyarakat Melayu yang menghormati alam.


Kata kunci: nilai budaya, antologi cerpen, bahan ajar, apresiasi sastra.

 


Full Text:

PDF (11-23)

References


DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Yunus. 2013. Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.

Digdoyo, Eko. 2015. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Bogor: Ghalia Indonesia.

Endraswara, Suwardi. 2013. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Kosasih, E. 2006. Kompetensi Ketatabahasaan dan Kesusastraan. Bandung: CV Yrma Widya.

Moleong, Lexy J. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhammad, Abdulkadir. 2008. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Nurgiyantoro, Burhan. 2012. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pranoto, Naning dan Rahimidin Zahari (ed.) 2013. Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia. Jakarta: MB Grafika.

Ratna, Nyoman Kutha. 2008. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Saryono, Djoko. 2009. Dasar Apresiasi Sastra. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Sihabudin, Ahmad. 2013. Komunikasi Antarbudaya. Jakarta: Bumi Aksara.

Siswantoro. 2010. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Afyolanda, dkk.2018.Modalitas Kalimat Pada Antologi Cerita Pendek Lukisan Kaligrafi Karya A. Mustofa bisri. Jember: Online, http://ojs.unm.ac.id/retorika.v11i2.6211

Ika Janisayekti.2013.Pengembangan Bahan Ajar Apresiasi Sastra Melayu Klasik Bermuatan Karakter dalam Model CIRC untuk Siswa Kelas XI SMA/MA. Semarang: 21014099097

Moch. Fikri. 2018. Dekonstruksi Stereotip Eksklusivitas Etnis Tionghoa dalam Cerpen Clara Karya Seno Gumira Ajidarma. Jawa Tengah: Balai Bahasa.20. No.1.

Marwanto. 2015.Analisis Nilai Sosial dalam Antologi Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari dan Impikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra di SMA.Mataram: E1C011027.

Main Sufanti, dkk.2018.Pemilihan Cerita Pendek Sebagai Materi Ajar Pembelajaran sastra Oleh Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA Surakarta.Semarang: Vol.19.1.10-19.

Umi Kiptida’iyah.2016.Pewarisan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Konservasi Mata Air Senjoyo Pada Masyarakat Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengara Kabupaten Semarang: 3201412020.

Yudianti Herawati.2010.Pemanfaatan Sastra Lokal dalam Pengajaran Sastra.Lingua Didaktika.Vol: 3.2.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

        

RECOMMENDATION FOR CITATION:

 

SIMILARITY CHECK:

Penerbit:

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia

Universitas Majalengka


Lisensi Creative Commons
DIGLOSIA: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.