PARTISIPASI SISWA TERHADAP OLAHRAGA MASKULIN DI KABUPATEN CIREBON

Dikdik Subhakti Prawira Raharja

Abstract


Didik Subhakti Prawira Raharja1 dan Ananda Febrianty2
Universitas Majalengka
didikspraharja@unma.ac.id

Abstrak
The purpose of this study was to determine the number of female student participation in masculine sports in the Cirebon.
The method used in this research is survey method. The population in this study were 1505 junior high school students equivalent in Karangsembung Cirebon. The type of data used is the primary data obtained from the questionnaire and the results of the calculation of instruments for the participation questionnaire.
The results show students who like masculine exercise as much as 38% or 573 students, doing sports activities 1x in 1 week 54% or 308 female students, who do 2x activities in 1 week only 5% or 31 people while those who do 3x activities in 1 week are 41% or 234 female students and students who actively participated in masculine sports were only 8% of the population The conclusion of this study is that masculine sports is still not the dominant choice in demand by students in the Karangsembung.
Thus the need for policies and encouragement so that the level of participation increases and can optimize the participants to continue to be maintained and achievers.
Keywords: Participation, masculine sports.

Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui angka partisipasi siswi terhadap olahraga maskulin di kabupaten Cirebon.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai. Populasi dalam penelitian ini adalah 1505 orang siswa SLTP sederajat di Kecamatan Karangsembung kabupaten Cirebon. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner dan hasil perhitungan instrumen burupa angket partisipasi.
Hasil menunjukkan siswa yang menyukai olahraga maskulin sebanyak 38% atau 573 siswa, melakukan kegiatan olahraga 1x dalam 1 minggu 54% atau 308 orang siswi, yang melakukan kegiatan 2x dalam 1 minggu hanya 5% atau 31 orang sedangkan yang melakukan kegiatan 3x dalam 1 minggu adalah 41% atau 234 orang siswi dan siswa yang berpartisipasi aktif dalam olahraga maskulin hanya 8% dari populasi
Kesimpulan dari penelitian ini adalah olahraga maskulin masih belum menjadi pilihan yang dominan diminati oleh siswa di kecamatan karangsembung. Dengan demikian perlu adanya kebijakan dan dorongan agar tingkat partisipasinya meningkat dan dapat mengoptimalkan para partisipan untuk terus dipertahankan dan berprestasi.

Kata Kunci : Partisipasi, olahraga maskulin

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ali, Mohammad. (2010). Metodologi dan Aplikasi, Riset Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Cendikia

Hamijoyo. (1974). Partisipasi dalam Pembangungan. Jakarta: Depdikbud.

Toho Cholik Mutohir dan Ali Maksum. (2007). Sport Development Index. Jakarta: PT. Indeks.

Nurasa, Heru. (2010). Reformasi Administrasi dan Partisipasi Masyarakat. (perspektif Teori dan Praktik dalam Pembangunan Pedesaan). Bandung: UNPAD Press

Supriyanto, Agus. 2008. Pembentukan Karakter Olahragawan Ditinjau Dari Perbedaan Gender, Peran Serta Orangtua, Guru, Pelatih Olahraga Dan Keikutsertaan Dalam Aktivitas Olahraga Serta Jenis Olahraganya. Makalah seminar olahragaNasional ke II. 1-25.

Golden, N.H, 2002, A Review of The Female Athlete Triad, International Journal

Adolescent Medicine, 14:1.

Pfister, G. (2010). Women in sport-gender relations and future perspectives. Sport in Society, 13(2), 234–248. https://doi.org/10.1080/17430430903522954