ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN PADA KAMBING KACANG (Capra hircus)

Ulfa Indah Laela Rahmah, Oki Imanudin, Didi Permadi

Sari


Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk  mengetahui tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) ditinjau dari Service per Conception (S/C) dan Conception Rate (CR) pada kambing kacang serta menganalisis hubungan karakteristik peternak, bibit dan akurasi deteksi estrus oleh peternak terhadap keberhasilan IB di Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka Materi penelitian ini adalah kambing kacang betina sebanyak 142 ekor dari jumlah peternak sebanyak 46 orang. Metode yang digunakan adalah survey. Penentuan lokasi dan sampel penelitian secara purposive sampling. Variabel yang diukur adalah karakteristik peternak, bibit, akurasi deteksi estrus oleh peternak, S/C dan CR. Data hasil penelitian dicatat dan ditabulasi  dengan  menggunakan  program SPSS 16 for window, kemudian  dilakukan  analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai S/C pada IB kambing kacang di Kecamatan Majalengka rata-rata sebesar 1,3 termasuk pada kategori baik dan nilai rata-rata CR sebesar 71,3% juga termasuk kategori baik. Hasil Uji Korelasi Spearman menunjukan ada hubungan kurang berarti antara karakteristik peternak, terhadap Service per Conception (-0,005) dan Conception Rate (0,051), terdapat hubungan lemah antara bibit terhadap Service per Conception (-0,121) dan Conception Rate (0,217) dan terdapat hubungan kurang berarti antara akurasi deteksi estrus oleh peternak terhadap Service per Conception (0,076) tetapi terdapat hubungan moderat antara akurasi deteksi estrus oleh peternak terhadap Conception Rate (0,766).

 

Kata Kunci : Kambing Kacang, karakteristik peternak, bibit, S/C, CR


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ACHJADI. 2007. Manajemen Pengembangan Bioteknologi Reproduksi pada Kambing. Bagian Reproduksi dan Kebidanan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

APRIEM, F., IHSAN, N., DAN POETRO, S. B. 2012. Penampilan Reproduksi sapi Peranakan Onggole Berdasarkan Paritas di Kota Probolinggo Jawa Timur. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya. Malang.

BAKIR, Z.C. 2000. Angkatan Kerja Indonesia. CV. Rajawali Press, Jakarta.

DEVENDRA DAN B. MARCA. 1994. Produksi Kambing di Daerah Tropis. ITB Press. Bandung.

DINAS HUTBUNNAK KABUPATEN MAJALENGKA. 2016. Data Populasi Ternak Tahun 2016 Kabupaten Majalengka. Dinas Hutbunnak Kabupaten Majalengka.

HARRIS, I. 2007. Upaya Peningkatan Kualitas Kambing Lokal Melalui grading-up dengan Kambing Boer ditulis dalam LAPTUNILAPP. Lampung.

IHSAN, M. N DAN A. N. K TJATUR. 2011. The performance of reproductive Friesien Holstein (FH) dairy cows at various and month of lactation in different altitude. Vol 11 (2):1-10.

MOSER, A. T. 1981. Menggerakan dan Membangun Pertanian. Usaha Nasional.Surabaya.

PRYANTO, D. 2008. Tarket Kelayakan Skala Usaha Ternak Domba/Kambing Polam Pembibitan mendukung Pendapatan Petani di Perdesaan. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

RASAD, S. D., S. KUSWARYAN, D. SARTIKA, DAN R. SALIM, 2008. Kajian pelaksanaan program Inseminasi Buatan sapi potong di Jawa Barat. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Bandung.

SABRANI, M. 1989. Perilaku Petani Ternak Domba dalam Alokasi Sumberdaya. Disertasi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

SARWONO, B. 2008. Beternak Kambing Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.

SETIADI,B.,SUBANDRIYO AND L.C.INIQUEZ. 1995. Reproductive performance of small ruminant in an Outreach Pilot Project in West Java. JITV 1(2): 73 –80.

SETIADI, 2006. Sukses Beternak Kambing dan Domba. Papas Sinar Sinanti. Jakarta.

SOEKARTAWI. 2003. Agribisnis, Teori dan Aplikasinya. PT. Gajah Grafindo Persada, Jakarta.

SUDJANA. 2005. Metode Statistika. Penerbit Tarsito. Bandung.

SULAKSONO, A., SUHARYATI, S., DAN SANTOSO, E. P. 2010. Penampilan Reproduksi (Servise Per Conception, Lama Bunting dan Selang beranak) Kambing Boerawa Di Kecamatan Gedong Tataan dan Kecamatan Gisting. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Lampung.

SWASTHA, B DAN HANDOKO. 1996. Manajemen Pemasaran , Analisis Perilaku Konsumen. Liberty, Yogyakarta.

TAURIN, B., S, DEWIKI DAN S. Y. P. KOESHARDINI. 2000. Inseminasi Buatan. Universitas Terbuka. Jakarta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats