Partisipasi Fakultas Agama Islam Universitas Majalengka dalam Mengantisipasi Radikalisme secara Mendalam dan Komprehensif

nurhidayat .

Abstract


Hidup dalam sebuah tempat, wilayah atau negara yang adil, makmur, aman sejahtera, negara yang sindang kasih sugih mukti bagja raharja subur makmur gemah ripah loh jinawi (baldatun thayyibatun warabbun ghafur), adalah merupakan harapan bagi setiap bangsa. Tapi harapan itu akan sirna jikalau masih terdapat tindakan-tindakan radikal dari pada masyarakat bangsanya. Maka hal itu diperlukan penanganan sejak dini melalui berbagai even khsusunya pendidikan agama Islam. Tindakan  radikal ini bisa dilakukan dengan tanpa batas usia maupun jenis kelamin dan keduduan. Siapapun berpotensi melakukan tindakan radikal yang mengancam terhadap kedamaian dan ketentraman secara luas di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam Islam, sikap radikal tersbut sudah jelas akan terantisipasi jika seseorang mampu mengamalkan segala ajaran agamanya dengan kaffah. Jika mempelajari Islam tidak kaffah maka tetap berpotensi tumbuh sikap radikal. Maka dengan demikian, dipandang perlu menyampaikan materi-materi keagaman yang komprehensip melalu pendidikan agama Islam baik di sekolah maupun luar sekolah oleh orang-yang profesional di bidangnya.

Adapun fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pengertian radikalisme?, 2) Bagaimana pandangan Pendidikan Agama Islam tentang radikalisme?, 3) Bagaimana cara atau langkah-langkah mengantisipasi tindakan radikalisme?. Seiring dengan fokus penelitian, maka penelitian ini pun memiliki tujuan yaitu: 1) Untuk mengetahui pengertian radikalisme?, 2) Untuk mengetahui pandangan Pendidikan Agama Islam tentang radikalisme?, 3) Untuk mengetahui cara atau langkah-langkah mengantisipasi tindakan radikalisme?.

Penelitian ini merupakan menggunakan metode deskriptif kualitatif terhadap sebuah populasi di Fakultas Agama Islam Universitas Majalengka sebanyak 219 orang. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan interview terhadap para informan yang ditentukan dengan teknik snowbol sampling.

Adapun yang menjadi proposisi penelitian ini adalah pengertia radikalisme dapat dipahami dengan benar oleh masyarakat luas, pendidikan agama Islam berperan sangat baik, dan langkah-langkah mengantisipasi tindakan radikalisme intensip dilaksanakan.

Full Text:

PDF

References


Abi Abdi Al-Mu’thy Muhammad bin Umar bin Ali. Tt. Nihayatu Az-Zain. Toha Putra. Semarang.

Ar- Rifa’i, Muhammad Nasib. 1999. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir. Depok: Gema Insani.

Ash-Sahbuni, Ali. 2013. Rawai’u Al-Bayan (Tafsir Al-Ahkam). Bairut: Dar al-Qur’an al-karim.

H. Ichitjanto . 1990. Hukum Islam dan Hukum Nasional. Ind Hill CO: Jakarta.

Ibnu Hajar Al-Atkqalani, Al-Hafidz. Tt. Bulughul Maram. Surabaya: Syirkah Nur Asia. Hal. 270

Ibnu Jarir ath-Thabari. 199. Jami’a al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an. Beirut : Dar al-Kitab al-Ilmiyyah.

Muhammad Rasyid Ridha. Tt. Tafsir al- Qur’an al-Hakim. Beirut : Dar al-Kitab al-Ilmiyah.

Musaw Akbar. 2006.Tindak Pidana Pembunuhan dan Ancaman Hukum Hanya dalam Konsep Hukum Jinayah dan Hukum Pidana di Indonesia. Jakarta : Program Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah.

Supana dan M. Karman. 2012. Materi Pendidikan Agama Islam. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya

Yusf Al-Qardhawi. 2003. Menuju Pemahaman Islam yang Kaffah. Insan Cemerlang: Jakarta.

Triatna, Cepi. 2015. Pengembangan Manajemen Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Tim SPI UNMA. 2016. Buku Pedoman Satuan Pengendali Internal (SPI). Majalengka: Universitas Majalengka.

Hord, S.M.. 2003. Professional Learning Comunities; Comunities of Continues Inquiry and Improvment. Austin, TX:SEDL.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.