Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Quantum terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik

Erik Santoso

Abstract


Abstrak—Selama   ini   dalam   pelaksanaan   pembelajaran   matematika,   guru-guru cenderung melaksanakan metode ceramah dan tanya jawab. Aktivitas belajar peserta didik hanya terbatas pada menerima materi, menghafal materi yang sudah diberikan. Hal ini mengakibatkan kurang melatih atau mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematik secara optimal. Pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat berkembang bila peserta didik aktif dalam proses pembelajaran. Salah satunya dengan menempatkan peserta didik dalam konteks bermakna yang menghubungkan materi pelajaran dengan situasi  nyata.  Model  pembelajaran  quantum,  peserta  didik  dituntut  untuk dapat mengkonstruksi dan menemukan sendiri pengetahuan mereka secara aktif.   Sehingga   peserta   didik   mempunyai   peluang   lebih   besar   untuk menguasai konsep dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Rumusan masalah dalam penelitian ini, apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran quantum terhadap kemampuan berpikir kritis matematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran  quantum  terhadap  kemampuan  berpikir  kritis  matematik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen,  dengan  populasi  penelitiannya  adalah  seluruh  siswa  kelas  V SDN Gununglipung Tasikmalaya. Sampel diambil menggunakan teknik random dengan cara diundi menurut kelas sebanyak dua kelas, yaitu kelas V A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanayak 28 orang dan kelas V B sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Instrumrn yang diguakan adalah tes kemampuan berpikir kritis matematik, tugas individu dan tugas kelompok. Dari hasil pengolahan, analisis data dan pengujian hipotesis diperoleh thitung = 2,91  dan  t 0,99(53) = 2,40, ternyata  thitung > t 0,99(53). Maka  terdapat pengaruh   positif penggunaan model pembelajaran quantum terhadap kemampuan berpikir kritis matematik.

 

Kata kunci: kemampuan berpikir kritis matematis, model pembelajaran quantum

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

DePorter, Bobbi dan Mike Hernacki. (2009). Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Terjemahan Alwiyah Abdurrahman. Bandung,

Kaifa. DePorter, Bobbi, et, al. (2010). Quantum Teaching: Mempraktikan Quantum Learning di Ruang-ruang Kelas. Penerjemah Ari Nilandri. Bandung: Kaifa.

Johnson, Elaine.B. (2006). Contextual Teaching and Learning. (Menjadikan Kegiatan Belajar Mengasyikan dan Bermakna). Terjemahan Ibnu Setiawan. Bandung: Mizan Learning Center.

Lita. (2008). Manfaat Belajar Musik Untuk Anak. [Online]. Tersedia:http://catatanlita.blogspot.com/2008/05/manfaat-belajar-musik-untuk-anak html. [18 November 2015]

Masykur, Moch. dan Abdul Halim Fathani.(2007).Mathemathical Intelegence Cara Cerdas Melatih Otak dan Menanggulangi Kesulitan Belajar. Yogyakarta: Ar-Ruz Media

Monalisa. (2010). Melatih Keterampilan Berpikir. [Online]. Tersedia: http://monalisasaypk.blogspot.com/2010/07/melatih keterampilan berpikir.htm.(17 November 2015)

Muhfahroyin. (2010). Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis. [Online]. Tersedia: http://muhfahroyin.blogspot.com/2010/01/berpikir-kritis.html (25 November 2015).

Nasar. (2006). Merancang Pembelajaran Aktif dan Quantum Berdasarkan “SISIKO”. Jakarta: Grasindo.

Rakhmat, Jalaludin. (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: Rosda.

Ratnaningsih, Nani. (2008). Berbagai Keterampilan Berpikir Matematik. Makalah pada seminar Pendidikan Matematika HIMPATIKA UNSIL. Tasikmalaya.

Russeffendi, E.T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung : Tarsito.

Sagala, Syaiful. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Silberman, Melvin l. (2006). Active Learning: 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Terjemahan

Raisul Muttaqien. Bandung: Nusamedia. Sudjana. (2005) Metoda Statistika . Bandung: Tarsito.

Sugiyanto. (2010). Model-model Pembelajaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka

Suherman, Erman. (2006). Implementasi Model Pembelajaran Quantum dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah. Makalah disajikan dalam acara Seminar Pendidikan Matematik. Tasikmalaya : Universitas Siliwangi.

Sulianto, Joko. (2010). Pendekatan Quantum dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan berpikir Kritis pada siswa Sekolah Dasar. [Online]. Tersediahttp://www.dikti.go.id/pendekatan-quantum-dalam-pembelajaran-matematika-untuk- meningkatkan-berpikir-kritis-pada-siswa-sekolah dasar.artikel -kontributor html.(25Desember 2015)

Sumarmo, Utari. (2006). Berfikir Matematik Tingkat Tinggi: Apa, Mengapa, dan Bagaimana dikembangkan pada Siswa Sekolah Menengah dan Mahasiswa Calon Guru. Makalah pada Seminar Pendidikan Matematika. FMIPA Universitas Padjajaran. Bandung.

Widaningsih, Dedeh. (2009). Perencanaan Pembelajaran Matematika. Diktat Kuliah. Tasikmalaya : PSPM FKIP UNSIL

. (2009). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Diktat Kuliah.

Tasikmalaya : PSPM FKIP UNSIL.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.