MAKNA FILSAFAT DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN

Yoyo Zakaria Ansori

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi keprihatinan peneliti terhadap masih banyaknya pandangan-pandangan yang apatis skeptis terhadap filsafat, dengan mengatakan filsafat itu merupakan pekerjaan pekerjaan yang tidak berguna dan membuang waktu saja, atau filsafat itu seperti bermain api tentu pendapat tersebut hanya ditinjau dari sudut pandang yang sempit. Dan dikalangan umat Islam itu sendiri masih ada pendapat yang antipasti dan dan alergi terhadap filsafat melebihi alergi terhadap matematika.Filsafat menggoyahkan iman, lebih dari itu terdapat paham yang mengatakan filsafat membawa kekafiran.Dari situ muncul keyakinan dikalangan umat Islam, mempelajari filsafat dan berfilsafat haram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi pemikiran filsafat Islam terhadap pendidikan.Metode penelitian yang di tempuh adalah dengan menggunakan metode kualitatif sedangkan untuk memfasilitasi perkembangan pemikiran para filosof dengan memakai pertemuan (interplay) antar ide.Metode kualitatif ini di lakukan untuk mendalami berpikir filsafat dalam Islam, karena itu metode kualitatif harus di perkaya dengan pemikiran dialektis filosofis tentang Islam.Penulis juga menggunakan pendekatan hermeneutika dengan harapan penulis mampu mengungkap makna dalam filsafat Islam.Pendekatan hermeneutika (konsep ontologis) tidak sejalan dengan konsepsi ontologis realisme danontologis idealism, landasan ontologis hermeneutika besifat holistik.Dengan pendekatan hermeneutika diharapkan dapat mengambil makna yang tersembunyi dalam filsafat Islam sehingga berimplikasi pada pendidikan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Filsafat dalam Islam di kenal dalam
istilah al-hakim sebagai alat untuk memahami Al-Qur’an.Memahami Al-Qur’an tidak mudah dicapai jika tidak sempurna akal dan tidak menggunakan akal dalam memahami hukum-hukum dan illat-illat hukum itu.Sedangkan menurut pendapat Ibnu Abbas bahwa yang di maksud hikmah dalam ayat ini ialah, fikih (paham) tentang Al-Qur’an.Dengan demikian, arti yang memperoleh hikmah, yaitu orang yang mencapai paham dan mengerti terhadap ayat-ayat Al-Qur’an untuk di amalkan.
Kata Kunci: Implikasi, Filsafat Islam, makna.

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.