EKSPERIMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA

Dede salim Nahdi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksperimentasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Guided Discovery Learning (GDL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self efficacy siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen murni. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar sekecamatan Panyingkiran. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Jatipamor I yang berjumlah 57 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu tes kemampuan pemecahan masalah dan angket self efficacy. Pengujian hipotesis menggunakan teknik anava dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan uji kolmogorov-smirnov dan uji homogenitas dengan uji Levene. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL, (2) terdapat perbedaaan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan antara kelompok siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang, dan rendah, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, (4) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL pada kelompok siswa yang memiliki self efficacy tinggi, (5) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL pada kelompok siswa yang memiliki self efficacy sedang (6) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran model PBL dengan siswa yang memperoleh pembelajaran model GDL pada kelompok siswa yang memiliki self efficacy rendah.

 

Kata Kunci:    Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Model Pembelajaran Guided Discovery Learning (GDL), Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Self Efficacy

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. (2015). Intuisi Dalam Pembelajaran Matematika. Jakarta: Lentera Ilmu

Cendekia

Alwisol. (2004). Psikologi Kepribadian. Malang : Universitas Muhammadiyah Malang.

Arends, R. I. (2008). Learning To Teach (buku dua). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bell, F.H. (1978). Teaching and Learning Mathematics in Scondary School. New York : Wm C. Brown Company Publiser.

Feist, J dan Feist, G. (1998). “theories of Personality”, Fourth Edition, Boston: Mcgraw-Hill Companies Inc.,

Illahi, M. T. (2012). Pembelajaran Discovery & Mental Vocational Skill. Yogyakarta: Diva Press

Mayer, R. E. (2004). Should There Be A Three-Strikes Rule Againts Pure Discovery Learning?. The American Psychological Association. American Psychologist Journal. 59 (1): 1 4-19.

Nahdi, D. S. (2017). Implementasi Model Pembelajaran Collaborative Problem Solvinguntuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas. Vol 3 Hal 6-15.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Wijayanto, M. (2009). Tesis: Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning dan Cooperative Learning terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa (Studi Eksperimen pada Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2008/2009. Surakarta: UNS.

Wulandari, H. N. (2000). Hubungan Antara Efikasi Diri dan Dukungan Sosial dengan Kepuasan Kerja. Skripsi, (Tidak diterbitkan), Jogjakarta: Fakultas Psikologi UGM.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.