PROBLEM SOLVING DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT DI KELAS V SEKOLAH DASAR

Yeni dwi Kurino

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dala pembelajaran penjumlahan pengurangan bilangan bulat. Dalam penelitian ini pendekatan problem solving sebagai dasar pelaksanaan pembelajaran yang bedasarkan pada masalah. sebagai implementasinya diadakan penelitian tindakan kelas dengan topik pembelajaran operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas V SDN Munjul III, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dalam pembelajaran pemecahan masalah. Tehnik pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, foto. Data yang diperoleh dideskripsikan kemudian dianalisis, direfleksi dengan menggunakan deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Sebagai subjek penelitian adalah anak didik kelas V SDN Munjul III yang berjumlah 22 orang, 17 perempuan dan 5 laki-laki. Hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan problem solving anak didik dapat belajar dengan baik terbukti dengan meningkatnya hasil belajar tentang operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan dari sebelum pemberian tindakan hingga siklus II. pada siklus I tindakan I yang semula hasil tes siswa hanya 59,89% meningkat sebanyak 5,36% pada tindakan II menjadi 65,15%. Pada siklus II tindakan I mengalami kenaikan sebanyak 15,79% dari sikus sebelumnya menjadi 76,94% kemudian meningkat sebanyak 3,27% pada tindakan II menjadi 80,21%/ Hasil penelitian pada siklus II dalam penelitian ini telah mencapai 80% yaitu sebesar 84,21. Maka dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil. Maka dengan demikian Kesimpulannya dalam penelitian ini dikatakan berhasil, terbukti dengan adanya peningkatan dalam hasil belajar yang optimal, dalam pembelajaran melalui problem solving aktivitas anak didik meningkat terbukti dengan nilai rata-rata yang diperoleh naik. Saran dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar anak didik hendaknya guru kreatif, memahami karakteristik anak didik, dan memperhatikan sarana dan prasarana. Sebagai alternatif salah satu pembeajaran yang mendukung akan kreativitas anak maupun guru adalah pendekatan problem solving.

 

Kata kunci :   problem solving , hasil belajar dan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2003). Undang-undang No 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

. (2004). Peraturan Dirjen Dikdasmen No 506/C/PP/2004 tanggal 11 November 2004 tentang Penilaian Perkembangan anak Didik Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jakarta: Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

Aqib, Zaenal. (2006). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru. Majalengka : Yrama Widya.

Dahar, Ratna W. (1996). Teori-Teori Belajar. Jakarta : Erlangga

Darhim. (2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi . GBPP Matematika. Jakarta : Depdikbud.

Engkoswara, et al. (1996). Pedoman Penyusunan Karya Ilmiah Untuk Angka Kredit Guru SD. Majalengka : Karang Sewu.

Fitriyah, Munawati. (2004). Matematika Progresif Untuk Kelas 5 SD. Jakarta : Widya Utama.

Kartadinata, Sunaryo. (1992). Tehnik Pengukuran dan Penilaian Hasil Belajar. Majalengka: Andira.

Komariah. (2003). Pengembangan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Kelompok. Majalengka

Mukhtar, dan Yamin, M. ( 2005 ). Metode Pembelajran Yang berhasil. Jakarta : PT. Nimas Multima.

Mulyasa, E. (2000). Cara Membuat Alat Peraga Sederhana Bagi Guru Sekolah Dasar. Majalengka : GV Geger Sunten.

Moesono, Djoko. dan M, Amin S. (1994). Matematika 5 Mari Berhitung Jakarta : Perum Balai Pustaka

Rachmat, Dkk. ( 2004 ). Belajar Matematika Dengan Orientasi Penemuan & Pemecahan Masalah Jilid 5 A. Majalengka : PT Sarana Panca Karya Nusa.

Rakhmat, C dan Solehudin, M. ( 2006 ). Pengukuran dan Penilaian Hasil Belajar. Majalengka : Andira.

Ruseffendi, E.T, et al. (1990). Pengajaran Matematika Modern dan Masa Kini.

Majalengka : Tarsito.

Rusyan, A,T. (2004). Pedoman Mengajar Matematika Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta : Intimedia

Sagala, Syaepul (2006). Konsep dan Makna Pembelajaran. Majalengka : Alfabeta.

Suharsimi, A. (1999). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. IKIP Yogyakarta: Bumi Aksara.

Soedarsono, FX. (1996). Pedoman Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas Bagian Ke dua. IKIP Yogyakarta: Depdikbud.

Sudjana, N. (1996). Metode Statistika. Majalengka : Tarsito.

Suherman AS, U. (2000). Memahami Karakteristik Individu. Majalengka : Publikasi Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan.

Suryadi, Didi (2001). Pembelajaran Pemecahan Masalah Matematika di Sekolah Dasar. UPI Majalengka : Depdikbud

Surya, M, ( 2003 ). Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Majalengka : Yayasan Bhakti Winaya.

Sutawidjaja, dkk.. (1991) Pendidikan Matematika III. Jakarta : Depdikbud.

Suyanto, (1996). Pedoman Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas Bagian Ke satu. Yogyakarta: Depdikbud.

Syamsuddin Makmun, T. ( 2000). Psikologi Kependidikan Perangkat sistem Pengajaran Modul. Majalengka ; PT Remaja Rosdakarya Majalengka.

Undang, G (1997). Peningkatan Mutu Proses Belajar Mengajar di Sekolah Dasar. Majalengka : Siger Tengah.

Windayana, H. et al. (2007). Konsep DasarMatematika. Majalengka : UPI Kampus Cibiru

Windayana, H. et al. (2006). Modul Pendidikan Matematika I. Majalengka : UPI Kampus Cibiru.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.