MODEL PROBLEM BASED LEARNING MEMBANGUN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR

Yuyun Dwi Haryanti

Abstract


Artikel ini sebagai kajian literature review bertujuan untuk mengetahui pentingnya penerapan model Problem Based Learning dalam membangun kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar. Kemampuan berpikir kritis tidak terjadi secara alamiah dimiliki siswa namun diperlukan proses pembiasaan melalui kegiatan pembelajaran di kelas. Keterampilan berpikir kritis dibutuhkan bagi siswa dalam kehidupan nyata, namun seringkali terabaikan dalam proses pembelajaran. Keterampilan berpikir kritis siswa dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning. Model ini memiliki keunggulan dimana siswa akan memiliki pola pikir yang terbuka, reflektif, kritis, dan belajar aktif, serta memfasilitasi keberhasilan memecahkan masalah, komunikasi, kerja kelompok, dan keterampilan  interpersonal dengan lebih baik. Penerapan model Problem Based Learning sebagai model pembelajaran yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif dan juga karakteristik siswa SD. Siswa SD mampu berpikir secara sistematis melalui benda-benda konkret ataupun memecahkan masalah-masalah nyata. Siswa SD memiliki karakteristik senang bermain, senang bergerak, senang berkelompok, dan senang melakukan sesuatu secara langsung. Berdasarkan hal tersebut penerapan model Problem Based Learning sangat cocok digunakan di Sekolah Dasar dalam  membangun kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis inilah yang akan membawa siswa mampu memecahkan permasalahan yang muncul dalam dunia nyata siswa.

Kata Kunci:  Model Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Siswa Sekolah Dasar


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.