Penerapan Model Jigsaw untuk Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi Siswa pada Materi Sistem Peredaran Darah pada Manusia

aden arif gaffar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penerapan pembelajaran kooperatif model jigsaw terhadap keterampilan berkomunikasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experimental dengan desain penelitian Pre test post test control group design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pelaksanaan pembelajaran tesketerampilan berkomunikasi, danangket untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah siswa SMP kelas VIII sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 60 orang. Data hasil penelitian menunjukkan hasil keterampilan berkomunikasi siswa berdasarkan  uji hipotesis dengan uji t diperoleh 0,00. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran model jigsaw dapat mempengaruhi ketampilan berkomunikasi siswa. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran jigsaw diperoleh 75.67%. hal ini menunjukan siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran model  jigsaw.

 

 

Kata kunci : Model Jigsaw, Keterampilan Berkomunikasi.


Full Text:

PDF

References


Anderson, L. W. Dan Krathwol, D.R. (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Anwar, Holil. (2008). Peta Konsep untuk Mempermudah Konsep Sulit dalam Pembelajaran. [online]. Tersedia http://wordpress.com/2008/22/09/mempermudah-konsep-sulit-dalam-pembelajaran/[25 September 2013]

Arikunto, S. (2006). Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Azwar, S. (2009). Sikap Manusia teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Campbell. (2012). Biology Concepts & Connections Seventh Edition. San Francisco: Pearson Benjamin Cummings.

Campbell. (2009). Biology Eight Edition. San Francisco: pearson Benjamin Cummings.

Carin, A. A. (1997). Teaching Science Throught Discovery Eight Edition, Columbus, Ohio: Merril Publishing Co.

Carin, A. A. dan Sund, R. B (1989). Teaching Science Throught Discovery Eight Edition, Columbus, Ohio: Merril Publishing Co.

Dahar, R. W. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta. Erlangga

Enis, R, H. (1996). Critical Thinking and Comunication. USA: Prentice-Hall, Inc.

Ennis, R. H. Millman, J. Dan Tomko, N.T. (2005). Administration Manual Cornell Critical Thinking Test. California. The Critical Thinking. Co.

Flowers, L. O. (2011). “Investigating the Effectivenness of Virtual Laboratories in an Undergraduate Biologi Cours”. The journal of humen resource and adult learning, 7 (2).

Fraenkel, J. R. Dan Wallen, N.E. (2007). How to design an Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill Companies.

Rustaman, N.Y. Dirdjosoemarto, S,. Yudianto, S. A., Achmad, Y, (2003). Strategi Belajar Mengajar Biologi Common Text Book, Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI.

Sudjana, N. (1990). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, J. (2008). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.