Pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle) untuk Meningkatkan Kreativitas dan Sikap Peduli Lingkungan

Ipin Aripin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penerapan mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle)  di Program Studi PGSD Universitas Majalengka. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang melibatkan mahasiswa PGSD semester VI, yaitu kelas VI J dan kelas VI H. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, observasi, dan pembuatan produk. Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan bantuan software SPSS 21. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) pelaksanaan penerapan mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle)   ada   lima   tahapan   yaitu   tahap pendahuluan, tahap pembentukan konsep, tahap aplikasi konsep, tahap pemantapan konsep dan tahap evaluasi; (2) kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran PLH berorientasi 3R (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong tinggi, dimana kreativitas mahasiswa yang dilihat dari kreativitas dalam pembelajaran maupun kreativitas dalam pembuatan produk berorientasi (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong tinggi; (3) sikap peduli lingkungan di kalangan mahasiswa calon guru SD sebelum perkuliahan PLH berorientasi (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong cukup baik dan setelah perkuliahan PLH berorientasi (Reuse, Reduce and Recycle) tergolong baik.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian ”Suatu Pendekatan Praktek”. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Aunurrahman. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Alfabeta

Dahar, R.W. (1996). Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

Dimyati, Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Fraenkel, J.C, and Wallen, N.E. (2006). How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill, inc.

Hake, Richard. (1999). Anazyng Change/Gaoin Score. Dept of Physic. Indiana University, USA. http,//www.physic.indiana.edu

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2016). KBBI. Tersedia secara online di : http// kbbi.web.id/

Leslie W. Trowbridge, Rodger W. Bybee. (1990). Becoming a Secondary School Science Teacher. Merrill Publishing Company. Ohio

Meltzer, D.E. (2002). Normalized Learning Gain. [online]. Tersedia: http://ojps.aip.org/jp/

Hyllegard, Randy Dale P. & Mood, James R. Morrow.(1996). Interpreting Research in Sport and Exercise Science. Mishawaka : C.V. Mosby

Riduwan. (2011). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan, dan Peneliti Pemula. Bandung : Alfabeta

Rustaman, N. (2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang : UM Press

Roestiyah, N.K. (2008). Strategi Belajar Mengjar. Jakarta: Rineke Cipta

Pratiwi, dkk. (2014). Pengaruh Penggunaan Metode Praktikum dengan Model Jigsaw terhadap Keterampilan Proses Sains Mahasiswa. Jurnal online tersedia http// download.portalgaruda.org/article.PENGARUH%20PENGGUNA

Subardiyono dan Salamah (2015). Peningkatan Sikap Peduli Lingkungan, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar IPS Melalui Scientific Method, Jurnal Seminar Nasional Universitas PGRI Yogyakarta.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, Nana. (2001). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algensido Offset.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuntitatif Kulaitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta : PT Bumi Aksara

Uyanto, S. (2006). Pedoman Analisis Data dengan SPSS. Yogyakarta: Graha Ilmu

Wahidin. (2006). Metode Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung : Sangga


Refbacks

  • There are currently no refbacks.