Pengaruh Pendekatan lingkungan Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Siswa (the influence of the environmental approach to the critical thinking and scientific attitude of the students)

Iim Halimatul Mu'minah

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa  pada materi Makanan dan Kesehatan dengan pembelajaran melalui pendekatan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian Weak experiment dengan desain penelitian yang digunakan “one group Pretest-posttest design”.  Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII di MTs Negeri Sukaraja di Kabupaten Majalengka  tahun akademik 2015-2016. Sampel terdiri dari 6 kelas dan terpilih satu kelas sebanyak 35 siswa. Data kemampuan berpikir kritis dijaring melalui tes uraian  dan sikap ilmiah dijaring dengan skala sikap Likert. Kesimpulan penelitian berdasarkan  hasil analisis pengolahan data menggunakan uji Paired Sample T-Test  untuk kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa dan menggunakan SPSS 15 versi Windows. Hasil penelitian menunjukan  terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa. Peningkatan kemampuan berpikir kritis termasuk kategori sedang dengan N-gain 0,41. Sedangkan peningkatan sikap ilmiah dengan kategori sedang dengan N-gain 0,41. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukan bahwa pembelajaran melalui pendekatan lingkungan  dapat menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa.

 

Kata kunci: Pendekatan Lingkungan, Berpikir kritis, Sikap Ilmiah, Makanan dan Kesehatan.

 

Abstract

The purpose of this study is to determine the increase in ability critical thinking skills and scientific attitude of students on the material Food and Health with learning through environmental approaches. This research is Weak experimental research used "one-group pretest-posttest design" design. The research was conducted in class VIII at MTs Sukaraja in Majalengka regency academic year 2015-2016.

      The sample consists of 6 classes and elected one class of 35 students. Data captured through the critical thinking skills test descriptions and scientific attitude captured the attitude Likert scale. Conclusion The study based on the analysis of data processing using Paired Sample T-Test for critical thinking skills and scientific attitude of students and using SPSS 15 version of Windows. The results showed there is a significant increase in critical thinking skills and scientific attitude of students.

       Increased ability to think critically medium category with N-gain of 0.41. While improving scientific attitude with category with N-gain of 0.41. Based on the results of statistical analysis showed that learning through environmental approaches can foster and improve the ability of critical thinking skills and scientific attitude of students.

 

Keywords: Environmental Approaches, Critical Thinking, Scientific Attitude, Food and Health.


References


Afandi, Sugiyarto, dan Sunarno, W. (2012). Pembelajaran Biologi Menggunakan Pendekatan Metakognitif Melalui Model Reciprocal Learning dan PBL Ditinjau dari Kemandirian Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Inkuiri, 1 (1), hlm. 86-92.

Anggareni, N.W., Ristiati, N.P., dan Widiyanti. (2013). Implementasi Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemmapuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Konsep IPA Siswa SMP. E-Journal Program Pascasarjana UNDIKSHA Program Studi IPA, 3.

Agustian, D. (2014). Pengaruh Pembelajaran Ekosistem Berbasis Masalah Global Terhadap Penguasaan Konsep, Kemampuan Penalaran dan Kesadaran Lingkungan Siswa Kelas X. Tesis Magister PPs UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Agniya, E.W., Pramudiyanti, dan Achmad, A. (2014). Penggunaan Metode Discovery terhadap Aktivitas dan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Bioterdidik, 2 (3).

Aminah, S., dan Hidayah, Nur. (2006). Pengetahuan Keamanan Pangan Penjual Makanan Jajanan Di Lingkungan Sekolah Kelurahan Wonogiri Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang. Jurnal Litbang Universitas Muhamadiyah Semarang, 4 (3).

Arafah, S.F., Priyono, B., dan Ridlo, S. (2012). Pengembangan Lks Berbasis Berpikir Kritis pada Materi Animalia. Unnes Journal of Biologi Education, 1(1).

Arends, R.I . (2008). Learning To Teach.Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Arends, R.I. (2012). Learning To Teach Ninth Edition. Amerika, NewYork:McGraw-Hill

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2006). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2012). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Ariyati, E. (2010). Pembelajaran Berbasis Praktikum untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Matematika dan IPA, 1 (2), Juli 2010.

Aryanti, F. (2013). Penerapan Problem Based Learning (PBL) Berbantuani Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Sikap Ilmiah Siswa Pada Konsep Pencemaran Lingkungan. Tesis Magister PPs UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Arnyana, I., B., P. (2007). Penerapan Model PBL Pada Pelajaran Biologi Untuk Meningkatkan Kompetensi Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan & Pengajaran UNDIKSHA ISSN: 0215-8250, (2), April 2007.

Astuti, R., Sunarno, W. dan Sudasman, S. (2012). Pembelajaran IPA dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains Menggunakan Metode Eksperimen Bebas Termodifikasi dan Eksperimen Terbimbing ditinjau dari Sikap Ilmiah dan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Inkuiri, 1 (1), hlm. 51-59.

Bintara, F.H., Marjono, dan Sugiharto, B. (2013). Studi Komparasi Kemampuan Berpikir Kritis Antara Model Pembelajaran INSTAD Dipadu Dengan Concept Map dengan Pembelajaran Konvensional. [Online]. Tersedia: http://www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/prosbio/article/viewFile/3078/2115 (Diakses tanggal 13-2016)

Brahim, T.K., (2007). Peningkatan Hasil Belajar Sains Melalui Pendekatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati Di Lingkungan Sekitar. Jurnal Lentera Pendidikan Penabur, (09). Tahun ke 6 Desember 2007.

Cahyadi, F.D., Suciati, Probosari, R.M. (2012). Penerapan Blended Learning Dalam Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA Putra SMA Pondok Pesantren Assalam Sukoharjo. Jurnal Pendidikan Biologi, 4 (1). hlm. 15-22.

Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/1988 Tentang Bahan Tambahan Makanan (BMT).

Ekawati, M., Munandar, A., Saefudin. (2014). Efektifitas Penerapan Pendekatan Saintifik Berbantuan Bahan Ajar Berbasis Lingkungan Pesisir Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Prosidding Mathematic and Sciences Forum 2014, ISBN 978-602-0960-00-5.

Ennis, R. H. (1981). Critical Thinking.New York: Prentice-Hall

Fachruzi. (2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. ISSN 1421-565X, Edisi Khusus (1), Agustus 2011.

Februhartanti, J. Amankah Makanan Jajanan Anak Sekolah di Indonesia?.[Online].Tersedia: http:// www.gizi.net (Diakses tanggal 11-06-2015)

Fraenkel, J. R. dan Wallen, N. E (2012). How to Design and Evaluate Research in Education (eighth ed.). Singapura:McGraw-Hill Book Co.

French,T.G., Howel, J., Haven, P., Britten. (2006). “Designing my pyramid for kids material to help children eat right, exercise, have fun”. Journal Nutrition Education and behavior, 38, hlm. 158-159


Refbacks

  • There are currently no refbacks.